29 November 2009
Menurut sebuah studi yang dirilis oleh Bredin Business Information (BBI), sebagian besar pemasar yang menarget bisnis UKM tidak terlalu bergantung pemasaran tradisional, tapi itu salah satu dari berbagai cara terbaik yang disukai UKM untuk menerima produk dan layanan informasi.
BBI melakukan dua survei, meminta 50 pemasar terkemuka tentang jangkauan dan riset mereka pada tahun 2009 dan 741 UKM tentang preferensi media online dan offline mereka, perhatian utama bisnis dan peringkat merek.
"Marketer jelas-jelas bereaksi terhadap ekonomi yang sulit dengan menggunakan taktik offline dengan jauh lebih selektif. Mereka juga bergerak online secara agresif, untuk mencapai UKM secara efisien dan belajar bagaimana untuk mendapatkan hasil maksimal dari peluang media yang baru, "kata CEO BBI Stu Richards. "Namun, survei kami tentang UKM menunjukkan bahwa pemilik UKM tidak mempunyai antusias yang setara dengan pemasar tentang berbagai format online untuk tujuan bisnis - seperti jaringan sosial."
Hasil survey dari 50 pemasar terkemuka meliputi :
- Secara keseluruhan, pemasar lebih terfokus pada memenangkan pelanggan baru daripada mempertahankan yang sudah ada: 48% mengatakan mereka menyeimbangkan akuisisi dan retensi mereka tahun ini, sementara 32% lebih berkonsentrasi pada akuisisi dan hanya 20% yang memusatkan perhatian lebih pada retensi.
- Pemasar mengatakan tantangan terbesar mereka pada tahun 2009 adalah pendanaan proyek-proyek baru (24%), mengembangkan bisnis dengan keterbatasan sumber daya (15%) dan meningkatkan awareness (15%).
- Pemasar melanjutkan upaya mereka untuk beralih ke Internet. Nilai rata-rata taktik offline 2,6 pada skala 1 (penurunan secara signifikan dengan perbandingan tahun 2008) sampai 5 peningkatan secara signifikan) sementara online marketing akan meningkat, dengan nilai rata-rata 3,5. Online taktik yang akan paling tumbuh adalah social media (3,7), resource centers (3,7) dan search marketing (3,6).
- Pemasar akan mengurangi budget pada riset pasar di tahun 2009 dibanding tahun 2008, dengan skor rata-rata keseluruhan 2,5. Survei online (3,5) dan online focus groups (3,3) adalah satu-satunya format riset pemasaran yang direncanakan akan ditingkatkan pada tahun 2009 dibandingkan tahun 2008.
Hasil survey dari 741 UKM meliputi :
- Sebagai sumber informasi produk dan layanan secara offline, UKM mengandalkan sebagian besar pada artikel koran dan majalah (43.6%) dan direct mail, termasuk surat, kartu pos dan katalog (43.5%). Panggilan telepon (27,4%) dan radio / iklan TV (32%) adalah yang terpopuler.
- Online, rujukan dari teman-teman adalah sumber informasi tentang produk dan jasa yang paling populer (71,9%), diikuti oleh search engine marketing (57,0%), situs-situs pendidikan/informasi (44,5%) ,email newsletter (38,2%). Format iklan online yang paling populer adalah pada ponsel /PDA (8,1%), video/podcast (19,2%) ,forum/chat room (20,2%) dan social media (27,8%).
- Di antara jaringan sosial, UKM-UKM memeringkat Facebook sebagai yang tertinggi (19,7%), diikuti oleh LinkedIn (15,6%), MeetUp (11,3%) dan Twitter (11,2%).
- Tantangan bisnis UKM terbesar termasuk mencari pelanggan baru (76,5%), mengelola biaya (71,2%) dan mempertahankan pelanggan (51,7%). Peringkat terendah adalah menghindari PHK (2,9%) dan menjaga karyawan yang produktif (3,3%).
- Kriteria terpenting pada pembelian dalam perekonomian ini adalah high value (61,3%), low price (52.4%) dan reliability(35,3%). Terpenting dalam peringkat terendah adalah membeli dari merek terkemuka (1,9%) dan memiliki hubungan akrab dengan vendor (6,0%).
- Membongkar Mitos SEO
- Tahun 2010, Page Speed menjadi Google Ranking Factor selanjutnya
- Top 10 Mengapa Konsumen Berbelanja Online
- Facebook, yang Terbaik dalam menghasilkan Loyal Visitor
- Pentingnya Desain dalam Masa Ekonomi Sulit
- Search Engine Spyders: agar web terindex lebih cepat lebih baik
